PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO BAGI INDUSTRI PERASURANSIAN AGAR TETAP SURVIVE DAN KOMPETITIF DI ERA NEW NORMAL

  • Achmad Sudiyar Dalimunthe
Keywords: pandemic, covid-19, manajemen risiko, new normal, teknologi informasi

Abstract

Pandemic covid-19 telah memberikan dampak bagi industri perasuransian di Indonesia dengan penurunan pertumbuhan pendapatan premi secara agregat dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan belum ditemukannya penangkal covid-19, maka belum diketahui juga kapan berakhirnya pandemic yang berdampak kepada potensi penurunan lebih besar terhadap pertumbuhan industri asuransi karena pembatasan interaksi fisik serta penurunan daya beli masyarakat Indonesia. Pemerintah menerapkan pegaktifan kembali kegiatan bisnis dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan membuat era baru bagi industri asuransi, sehingga perusahaan perasuransian harus mulai menerapkan manajemen risiko yang tepat agar tetap survive dan kompetitif. Perubahan proses bisnis asuransi akan berdampak kepada efektifitas dan efisiensi kerja serta pengendalian biaya. Proses bisnis asuransi mulai menerapkan system teknologi informasi agar dapat bersaing dan tetap mendapatkan kepercayaan dalam menjalankan kewajibannya kepada Tertanggung. Dukungan regulasi yang tepat sangat dibutuhkan agar proses bisnis asuransi secara digital dapat berjalan dengan baik, dan perusahaan perasuransian dapat survive dan kompetitif.

References

Andreani, Fransisca.(2007). ”Experiential Marketing (Sebuah Pendekatan Pemasaran)”. Jurnal Manajemen Pemasaran, Vol.2 No.1 April hal.1 – 8
Angga Sucitra Hendrayana1, Imas Maesaroh2, Deden Taryan.(2015). Pengaruh Experiential Marketing Dan Citra Universitas Terbuka Terhadap Word Of Mouth Mahasiswa. Jurnal Manajemen danBisnis Performa Vol XII no 2
Asosiasi Asuransi Umum Indonesia. (2020). Kinerja Dan Analisa Industri Asuransi Umum dan Reasuransi Indonesia Triwulan I Tahun. AAUI, Jakarta.
Asosiasi Asuransi Umum Indonesia. (2020). Laporan Data dan Analisa Kinerja Asuransi Umum Triwulan IV Tahun 2019. AAUI, Jakarta.
Asosiasi Asuransi Umum Indonesia.(2020). Pembatasan Sosial Berskala Besar. E booklet AAUI, Jakarta.
Buchari Alma. (2005). Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa, Alphabet:Bandung
Dody Dalimunthe. (2020). Perubahan Bisnis Asuransi Di New Normal, Harian Kontan 9 Juni, Jakarta.
Fink, Steven, (1986). Crisis Management Planning For The Inevitable. Jakarta.
Kementrian Dalam Negeri RI. (2020. Pedoman Umum Menghadapi Pandemi Covid-19 Bagi Pemerintah Daerah.
Kementrian Keuangan RI. (2020). Siaran Pers Menjaga Ekonomi Indonesia Terhadap Dampak Pendemik Covid-19.
Kotler, P & Keller, K. L. 2009. Manajemen Pemasaran Edisi tiga belas Jilid 1. Jakarta: PT Indeks
Kustini. (2007). Penerapan Experiential Marketing, Riset Ekonomi dan Bisnis Vol. 7 No. 2.
Muhammad,Yessy Artanti. (2016). The Impact Of Experiential Marketing On Word Of Mouth (Wom) With Customer Satisfaction As The Intervening Variable, Jurnal Dinamika Manajemen, 7 (2) 2016, 182-190
Otoritas Jasa keuangan RI. (2015). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 1/POJK.05/2015 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Lembaga Jasa Keuangan Non Bank. OJK, Jakarta.
Otoritas Jasa Keuangan RI. (2019). Statistik Perasuransian.
Pemerinrah RI. (2020). Peraturan Pemerintah nomor 21 tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Pemerintah RI. (2020). Peraturan Pemerintah nomor 23 Tahun 2020 tentang Program Pemulihan Ekonomi Nasional. Jakarta.
Ratih, Ida Aju Brahma. (2009). Pengaruh Kinerja Produk, Pelayanan dan Sumber daya manusia Terhadap Niat Pembelian Ulang Melalui Citra Perusahaan dan Kepuasan Pelanggan PT Asuransi Jiwasraya. Ekuitas. Vol. 13, no.2, p.176-198
Rifda Nabila, Sri Wahyuni dan Jonet Ariyanto Nugroho. (2015). Analisis Pengaruh Experiential Marketing Terhadap Word Of Mouth Sepeda Motor Yamaha, Prosiding Semiar Nasional Pendidikan Ekonomi & Bisnis, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta
Schmitt, H. Bernd. (1999). Experiential Marketing: How to get your customer to sense, feel, think, act and relate to your company and brands. The FreePress. Sernovitz, New York.
Siaran pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tentang new normal
Siaran Pers Kemenko Perekonomian nomor HM.4.6/60/SET.M.EKON.2.3/05/2020
Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tang W. (2007). “Impact of coporate image and corporate reputation on customer loyalty : A review”. Journal of Management Science and Engineering. Vol 1(2)
United Nations. (2020). World Economic Situation Prospects Resesi Ekonomi 2020, CNBC Indonesia 17 April 2020.
Published
2020-12-30