MITIGASI RISIKO DALAM MENUNJANG PERTUMBUHAN TANAMAN MANGROVE: SURVEI PELESTARIAN HUTAN MANGROVE DI MUARA ANGKE JAKARTA UTARA

  • Rukaesih A. Maolani Program Studi S1 Manajemen, Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi Trisakti
  • Insri Nuryati Program Studi S1 Manajemen, Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi Trisakti
Keywords: Mitigasi Risiko, Hutan Mangrove, Metode Eksperimen

Abstract

Kawasan pesisir Muara Angke merupakan contoh suatu kawasan yang sudah mengalami degradasi sumber daya alamnya. Pelestarian Hutan Mangrove termasuk kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang sering dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Perguruan Tinggi. Namun demikian berdasarkan survei yang dilakukan peneliti tidak semua bibit mangrove yang telah ditanam tumbuh seperti yang diharapkan meskipun masih ada di beberapa lokasi pertumbuhan bibit mangrove yang  cukup subur. Oleh karena itu perlu adanya suatu penelitian yang dilakukan untuk mengetahui keberhasilan dan ketidak berhasilan dari pertumbuhan pohon mangrove yang  ditanam oleh masyarakat di kawasan Muara Angke, serta apa yang perlu dilakukan agar penanaman bibit mangrove berhasil dilakukan. Tujuan penelitian untuk mendapatkan informasi mengenai terjadinya kegagalan pertumbuhan pohon mangrove yang ditanam masyarakat dalam program PkM dan mitigasi apa yang dilakukan pengelola hutan mangrove menghasilkan tanaman yang tumbuh subur. Penelitian menggunakan metode eksperimen, hasil penelitian dari penanaman bibit mangrove yang ditanam pada tahun 2019 dengan ketinggian bibit pohon secara rata-rata 75 centimeter, dalam waktu 4 (empat) bulan ketinggian pohon rata-rata mencapai 90 centimeter. Berdasarkan pengamatan di lapangan dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan pohon mangrove sampai usia 5 bulan cukup baik/subur dengan tingkat kematian hanya berkisar 6,6%. Mitigasi yang dilakukan pada awal pertumbuhan adalah mengatur debit air yang terdapat di lahan penanaman dan usia bibit pohon mencapai 4 bulan saat dilakukan penanaman serta monitoring terhadap tanaman harus secara rutin dilakukan.

References

Dahuri, R., Jacub Rais, Sapta Putra Ginting, dan M.J. Sitepu.. (2001). Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir dan Lautan secara Terpadu. Jakarta: PT. Pradnya Paramita.
Kusmana, C., S. Wilarso, I. Hilman, P. Pamoengkas, C. Wibowo, T. Tiryana, A. Triswanto, Yunasfi, dan Hamzah. 2003. Teknik Rehabilitasi Mangrove. Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Murdiyanto, B. (2003). Mengenal, Memelihara, dan Melestarikan Ekosistem Bakau. Jakarta: COFISH Project.
Simbolon, M. (1990). Sumberdaya hutan mangrove menjelang tahun 2000. Dalam: Soemodiharjo dll. (Penyunting) Prosiding Seminar IV Ekosistem Hutan Mangrove, Bandar Lampung 7-9 Agustus 1990.
Soedarmo, S.P.K. (2018). Pelestarian Hutan Mangrove dan Peran Serta Masyarakat Pesisir. Undip Press: Semarang.
Published
2021-12-31
How to Cite
Maolani, R. A., & Nuryati, I. (2021). MITIGASI RISIKO DALAM MENUNJANG PERTUMBUHAN TANAMAN MANGROVE: SURVEI PELESTARIAN HUTAN MANGROVE DI MUARA ANGKE JAKARTA UTARA. Premium Insurance Business Journal, 8(2), 31 - 38. https://doi.org/10.35904/rukaesih080204